You are here
Home > Liga Indonesia > Semen Padang Tidak Punya Pemain Muda yang Cukup Pengalaman

Semen Padang Tidak Punya Pemain Muda yang Cukup Pengalaman

semen padang

Walau belum pernah kalah hingga tiga pekan pertama di Liga 1 2017, bukanlah bermakna kalau situasi di Semen Padang stelah 100%. Klub berjuluk Kabau Sirah ini ternyata masih menyisakan satu permasalahan mendasar, yang sampai kini belum dapat diatasi oleh tim pelatih.

Permasalahan itu tak lepas dari pemberlakuan regulasi pemain U-23, yang mana tiap-tiap harus memainkan tiga pemain minimal sepanjang 45 menit pertama. Selain itu dari keseluruhan jatah lima pergantian pemain, tim juga diharuskan memasukkan pemain muda jika ingin menggunakan lima pergantian tersebut.

Jauh-jauh hari sebelum kompetisi dimulai pelatih Semen Padang, Nilmaizar, sempat mengeluhkan ketentuan ini. Belum lagi karena rata-rata materi pemain belia di timnya masih bermasalah dengan jam terbang serta pengalaman bertanding di level tertinggi.

Minimnya pengalaman pemain belia di Semen Padang ini memaksa Nilmaizar cuma memakai jatah tiga pergantian pemain saja, yang keseluruhannya terdiri dari pemain senior. Nil tidak mau berjudi dengan memberi jatah bertanding untuk pemain belia untuk menjadi pelapis.

Hal semacam itu dikira lumrah mengingat pertandingan yang dijalani bukanlah lagi bertajuk uji coba, melainkan kompetisi yang sebenarnya. Cuma penggawa yang betul-betul siaplah yang akan diturunkan oleh pelatih.

Situasi ini pula yang seakan membuat Nilmaizar harus merelakan 45 menit pertama dalam tiga laga pertama di Liga 1. Pasalnya, tanpa kehadiran Irsyad Maulana, Rudi dan Vendry Mofu, permainan Semen Padang terlihat timpang.

Tiga pemain belia mereka, yaitu Kevin Ivander, Syamsul Bahri dan Adi Nugroho belum memberi penampilannya secara penuh.

judi bola teerpercaya asia9 Judi online terpercaya k7bet
Artikel Lainnya
Top