You are here
Home > Liga Indonesia > Semen Padang Gunakan Pakem Lama untuk Taklukkan Persegres

Semen Padang Gunakan Pakem Lama untuk Taklukkan Persegres

semen padang

Semen Padang menerapkan strategi baru saat mereka ditahan Sriwijaya FC pada pertandingan pekan pertama di Liga 1. Pada akhirnya, tim Kabau Sirah kembali pada pakem lama saat melakoni laga tandang ke markas Persegres Gresik United, Jumat (21/4) kemarin. Alhasil, tiga poin pertama berhasil diraih anak asuh Nilmaizar pada prtandingan tersebut.

Ya, di pertandingan tersebut pelatih Nilmaizar tidak lagi meletakkan Vendry Mofu menjadi tandem Marcel Sacramento di lini depan. Melainkan, ia kembali menduetkan Marcel dengan pemain belia Syamsul Bahri.

Nil mengubah pola permainan 4-4-2 yang ia gunakan di pertandingan pertama, menjadi 4-3-3. Pemain belia yang lain, Adi Nugroho yang jadi penyerang kedua untuk mensupport ketajaman duet Marcel dan Syamsul di lini depan. Sementara di tengah, Rudi, Kevin Ivander serta Mofu menjaga keseimbangan permainan.

”Saya mengharapkan ke depannya bakal semakin baik. Walau belum pasti, saya bakal tetap menurunkan skema lama.”

Taktik sepanjang 45 menit pertama ini berhasil membuahkan gol pembuka bagi Vendry Mofu. Walau Persegres bisa membuat gol balasan jadi 1-1 lewat Patrick da Silva, Semen Padang tetaplah bermain stabil.

”Saya menggunakan strategi tiga penyerang untuk bisa mencuri gol di menit-menit awal,” ujar Nil.

”Sebab di pertandingan babak kedua, saya meyakini permainan bakal semakin menarik dengan masuknya Irsyad Maulana serta Riko Simanjuntak. Ini bisa menambah gol kami. Secara keseluruhan telah berjalan bagus,” katanya.

Akan tetapi Nil belum bisa memastikan apakah pakem ini akan digunakan Semen Padang untuk laga-laga berikutnya atau tidak. Sebab, rencananya Semen Padang akan segera menghadirkan seorang marquee player.

Artikel Lainnya
Top