You are here
Home > LIga Uefa Champion > Leicester City Tersingkir dengan Penuh Kebanggaan

Leicester City Tersingkir dengan Penuh Kebanggaan

leicester city

Leicester City mesti merelakan tiket semi final jatuh ke tangan Atletico Madrid, sesudah kiprah mereka di ajang Liga Champions terhenti malam tadi. Akan tetapi, The Foxes tidak berkecil hati dan tetap merasa bangga dengan apa yang selama ini mereka jalani.

Leicester mesti kandas di babak perempat final Liga Champions, sesudah kalah agregat 1-2 dari Atletico Madrid. Bersamaan dengan tersingkirnya Leicester, habis sudah wakil Inggris di Liga Champions.

Pada pertandingan leg kedua yang berlangsung di King Power Stadium, Rabu (19/4) dinihari WIB, Leicester sebenarnya mampu menahan tim tamu dengan skor akhir 1-1. Atletico berhasil memimpin lebih dahulu lewat sundulan Saul Niguez pada babak pertama. Leicester lalu membalasnya lewat Jamie Vardy di babak kedua.

Akan tetapi Leicester, yang sebenarnya membutuhkan dua gol lagi untuk menang, tidak mampu menambah pundi-pundi gol mereka. Walau secara statistik, dapat dilihat The Foxes telah berupaya mati-matian.

“Momentum kami dapatkan sesudah Vardy mencetak gol. Kami perlu gol kedua, namun nyatanya hal itu tidak terwujud,” tutur pelatih Craig Shakespeare.

Walau tersisih dari ajang yang baru pertama kali mereka ikuti itu, Leicester City jadi wakil Inggris dengan perolehan terbaik di Liga Champions musim ini. Bahkan, tiga tim lain yang dianggap lebih mapan seperti Manchester City dan Arsenal harus gugur di babak 16 besar. Sementara Tottenham Hotspur lebih dulu tersingkir di babak grup.

“Secara keseluruhnya tim ini harus merasa sangat bangga. Namun, saya katakan ke seluruh pemain kalau mereka semestinya harus meraih banyak hal seperti ini. Mereka pun setuju kalau hal itulah yang mereka kehendaki,” ujar Shakespeare.

Artikel Lainnya
Top