You are here
Home > Liga Indonesia > Tetap Bermarkas di Serui, Tapi Perseru Harus Fasilitasi Tim Tamu

Tetap Bermarkas di Serui, Tapi Perseru Harus Fasilitasi Tim Tamu

perseru

Perseru Serui kini sudah bisa bernafas lega jelang bergulirnya kompetisi musim 2017. pasalnya Stadion Marora, telah diperbolehkan untuk digunakan dalam kompetisi Gojek Traveloka Liga 1. Menariknya, ada beberapa hal yang menjadi ‘syarat’ bagi Perseru kala menjamu tim lawan di kandang mereka.

Kabarnya akan ada beberapa fasilitas yang disediakan manajemen Perseru Serui, salah satunya berupa pesawat untuk tim tamu. Penyediaan pesawat khusus untuk tamu ini sudah dikonfirmasi oleh Ktum PSSI Edy Rahmayadi, di mana jaminan transportasi harus tersedia untuk menjalani laga di Stadion Marora.

Meskipun sebelumnya dari pihak PT Liga Indonesia Baru (LIB). selaku operator kompetisi sudah tidak memberi izin, lantaran Stadion Marora belum lolos verifikasi. Salah satu penyebabnya adalah dari faktor transportasi yang dirasa masih sulit. Tapi ternyata hal tersebut bisa dicarikan jalan keluarnya oleh Perseru Serui.

Dilansir dari pernyataan Edy Rahmayadi di Jakarta, Senin (10/4) setiap tim yang membawa 38 orang pemain akan mendapat fasilitasi pesawat Susi Air. Sementara dari pemerintah daerah akan memberi pesawat lain, yang bisa memuat 50 orang meskipun dari segi finansial terbilang mahal.

Memang selama ini banyak klub merasa keberatan bila bertandang ke Stadion Marora, dikarenakan mahalnya sarana transportasi. Namun berkat kesanggupan Perseru Serui untuk menyediakan transportasi pesawat bagi tim tamu, maka permasalahan transportasi bisa teratasi.

Rata-rata ketika sebuah tim bertandang ke Stadion Marora mereka membutuhkan dana kurang lebih 400 juta, sehingga akan memberatkan finansial tim. Sebelumnya PT LIB memberi opsi untuk memindahkan tempat pertandingan, namun berkat kesanggupan Serui maka opsi tersebut tidak jadi dipilih.

Artikel Lainnya
Top