You are here
Home > Internasional > 7 Pencetak Gol Krusial Tak Terlupakan

7 Pencetak Gol Krusial Tak Terlupakan

1xGoal – Sepakbola merupakan olahraga yang paling digemari di seluruh dunia. Banyak penonton yang menyaksikan pertandingan melalui layar kaca atau bahkan rela datang langsung ke stadion demi merasakan atmosfer yang sesungguhnya. Terlebih apabila pertandingan berlangsung dengan sangat ketat dan pertandingan dari klub-klub besar sepakbola.

Di antara pertandingan-pertandingan ketat tersebut, ada sejumlah gol krusial yang sulit sekali dilupakan. Berikut adalah tujuh pencetak gol krusial yang tak terlupakan.

7. Branislav Ivanovic (vs Benfica)

FBL-EUR-C3-BENFICA-CHELSEA

Final Europa League 2013 mungkin akan menjadi malam yang sulit dilupakan bagi Branislav Ivanovic. Chelsea yang kala itu dibelanya bertemu dengan Benfica di laga puncak. Chelsea unggul melalui Fernando Torres di menit ke-60, namun dengan cepat dibalas oleh Oscar Cardozo delapan menit kemudian melalui titik putih.

Pada 10 menit akhir, Chelsea digempur Benfica yang tampil lebih lepas. Namun, di menit ke-93 atau menit terakhir laga tersebut, Chelsea mendapat tendangan penjuru. Peluang tersebut tak disia-siakan Ivanovic yang menyambut umpan Eden Hazard. Chelsea pun juara Europa League 2012/13 dan berhak mengikuti Champions League musim berikutnya.

6. Andres Iniesta (vs Belanda)

Spain's midfielder Andrés Iniesta celebr

Final Piala Dunia 2010 mempertemukan Spanyol dan Belanda. Artinya, akan ada juara baru dari laga tersebut, mengingat keduanya belum pernah menjuarai ajang paling bergengsi empat tahunan tersebut. Tampil terbuka, pertandingan tersebut cukup alot dengan hasil 0-0 hingga 2 x 90 menit.

Babak tambahan pun berjalan demikian, hingga di menit ke-117 Andres Iniesta membuyarkan impian Belanda untuk juara. Ini pun menjadi salah satu gol paling memorial yang pernah ada.

5. David Beckham (vs Yunani)

England captain David Beckham celebrates with fans

Inggris menghadapi Yunani di laga terakhir babak kualifikasi grup untuk lolos ke Piala Dunia. Posisinya, mereka harus imbang untuk memastikan tiket ke London. Saat itu, Inggris tengah tertinggal 1-2 dari tamunya di Wembley.

Hingga menit terakhir datanglah peluang melalui tendangan bebas di daerah berbahaya Yunani. Seperti telah ditakdirkan, David Beckham dan tendangan bebas adalah dua hal yang tak bisa dipisahkan. Dengan tendangan bebas indah yang melengkung, Beckham membawa Inggris ke Korea-Jepang 2002.

4. Ole Gunnar Solskjaer (vs Bayern Munchen)

Manchester United forward Ole Gunnar Solskjaer hol

Supersub terbaik dalam dunia sepakbola mungkin pantas disematkan pada Ole Gunnar Solskjaer. Dirinya cukup sering menyumbang gol-gol saat datang dari bangku cadangan. Bahkan di laga-laga penting, tak jarang ia menjadi penentu kemenangan.

Contohnya pada saat comeback dramatis Manchester United atas Bayern Munchen di Final Champions League 1998/99. Tertinggal 0-1 hingga menit 90, United berhasil membalikkan keadaan lewat gol Teddy Sheringham dan diakhir dengan gol Solskjaer.

3. Fernando Torres (vs Barcelona)

Chelsea's Spanish forward Fernando Torre

Karier Fernando Torres memang mulai meredup saat ia pindah dari Liverpool ke Chelsea. Namun Torres setidaknya sempat mencetak gol yang cukup krusial dalam perjalanan Chelsea meraih trofi Champions League pertamanya.

Berhadapan dengan Barcelona di Camp Nou, Chelsea telah unggul 1-0 di leg pertama, namun Barcelona mampu membalikkannya di babak pertama dengan dua golnya sebelum Ramires membalikkan keadaan dengan gol indahnya.

Chelsea memang telah dalam posisi lolos dalam agregat 2-2 karena unggul gol tandang. Namun di 45 menit kedua, mereka terus ditekan oleh Barcelona, apalagi hanya dengan 10 pemain karena John Terry diusir wasit. Torres pun menjadi figur protagonis atas golnya di menit akhir yang mengelabui Victor Valdes sebelum mengirimkan bola ke gawang kosong.

2. Sergi Roberto (vs Paris Saint-Germain)

FC Barcelona v Paris Saint-Germain - UEFA Champions League Round of 16: Second Leg

Tertinggal 0-4 di leg pertama oleh Paris Saint-Germain ternyata tak membuat Barcelona putus asa. Mereka pun menjalani mission impossible di Camp Nou pada leg kedua babak 16 besar Champions League 2016/17.

Semuanya terasa sesuai rencana setelah mereka unggul 3-0 dalam 50 menit. Namun, Edinson Cavani membuat Barca kembali harus bekerja keras setelah mencetak gol di menit ke-61. Barca pun memerlukan tiga gol untuk lolos.

Barca akhirnya menemukan gol-gol tersebut, dimulai dari gol tendangan bebas Neymar di menit ke-89 dan penalti Neymar di menit ke-91. Butuh satu gol lagi, Sergi Roberto yang masuk dari bangku cadangan di babak kedua menjadi pencetak sejarah bagi timnya dengan golnya di menit akhir. Barcelona pun lolos ke babak perempat final.

1. Sergio Ramos (vs Atletico Madrid)

SSC Napoli v Real Madrid CF - UEFA Champions League Round of 16: Second Leg

Apabila anda membutuhkan gol-gol penting, panggil Sergio Ramos karena ia merupakan ahlinya. Ramos merupakan figur penting dan juga penyelamat Real Madrid kala mereka sedang berada dalam situasi sulit.

Dimulai dari Final Champions League 2013/14 melawan Atletico Madrid. Tertinggal 0-1 oleh lawannya tersebut, Ramos membuyarkan harapan Atletico untuk meraih trofi UCL dengan sundulannya menit ke-92. Madrid pun menang 4-1 di akhir laga lewat babak perpanjangan waktu.

Selain itu, banyak gol menit akhir yang diciptakan Ramos, seperti gol penyeimbang kedudukan melawan Barcelona di Camp Nou 2016/17, Deportivo La Coruna di Santiago Bernabeu 2016/17. Terakhir dua golnya di kandang Napoli memuluskan langkah Madrid ke perempat final.

judi bola teerpercaya asia9 Judi online terpercaya k7bet
Artikel Lainnya
Top