You are here
Home > Liga Indonesia > Lini Depan Jadi PR Madura United Usai Tersingkir dari Piala Presiden 2017

Lini Depan Jadi PR Madura United Usai Tersingkir dari Piala Presiden 2017

madura united

Madura United gagal menjaga asa untuk mendapatkan gelar Piala Presiden 2017. Langkah mereka berhenti di fase perempat final saat Laskar Sape Kerrab dihentikan oleh Pusamania Borneo FC lewat babak adu penatli, di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (25/2) malam WIB.

Usai menelan kegagalan pahit itu, pelatih Madura United, Gomes De Oliviera mengakui banyak tugas yang masih perlu dibenahi lagi jelang bergulirnya Liga 1 2017 pada awal April mendatang. Namun, yang paling utama bagi Madura United saat ini adalah melakukan perbaikan di lini depan.

Pemain-pemain anyar di sektor serang seperti Greg Nwokolo serta Luis Carlos Junior nyatanya masih belum membuktikan performa terbaik mereka seperti yang pernah dilakukan keduanya pada kompetisi TSC 2016 lalu. Bahkan Madura United juga hanya tercatat menceploskan empat gol di Piala Presiden 2017.

Gomes pun tak menyalahkan anak asuhnya. Sebab persiapan timnya untuk menghadapi Piala Presiden hanya sekitar satu minggu. Belum lagi beberapa penggawa anyar masih belum menyatu sepenuhnya. “Kami belum banyak melakukan latihan taktik dan kekompakan tim. Bukan hal yang mengejutkan kalau permainan kami masih belum baik, termasuk di lini serang,” papar Gomes.

Musim lalu Luis Carlos sukses menceploskan 17 gol untuk Barito Putera di TSC 2016. Bahkan demi mendatangkan Luis, Madura United rela melepas Pablo Rodriguez, yang di kompetisi lalu berkontribusi 14 gol untuk tim. Akan tetapi Luis masih belum kembali pada form terbaiknya.

‘Dia baru mencapai kebugaran fisik sekitar 70 persen. Jadi kami masih perlu melakukan latihan serta penyesuaian terhadap banyaknya penggawa baru di tim. Akan tetapi progres Luis Carlos cukup bagus, saya pun yakin ia akan segera berkembang,” pungkasnya.

Artikel Lainnya
Top