You are here
Home > Liga Inggris > Claudio Ranieri Dipecat Leicester, Para Manajer Ikut Bersedih

Claudio Ranieri Dipecat Leicester, Para Manajer Ikut Bersedih

claudio ranieri

Simpati yang ditujukan untuk pelatih asal italia, Claudio Ranieri masih terus berdatangan usai pemecatan yang dilakukan manajemen Leicester City pada Jumat (24/2) WIB. Kali ini ucapan simpati datang dari juru taktik Sunderland, David Moyes.

Claudio Ranieri didepak pihak Leicester City menyusul hasil mengecewakan sepanjang musim ini. The Foxes bahkan saat ini terancam terdegradasi. Mereka kini duduk di peringkat 17 papan klasemen sementara dengan raihan 21 angka. Leicester hanya berjarak satu angka dari Hull City yang menempati zona merah.

Langkah pemecatan itu pun dianggap tidak menghormati Ranieri yang telah sangat berjasa bagi Leicester di musim lalu. Pria asal Italia itu berhasil mengantarkan Leicester jadi juara Premier League untuk pertama kalinya sejak klub itu berdiri.

Atas pelengseran Claudio Ranieri itu, David Moyes mengatakan hari ini menjadi hari yang paling menyedihkan bagi para manajer di Premier League.

“Saya merasa begitu kecewa atas apa pemecatan Claudio (Ranieri). Bagi pelatih lain, itu membentuk satu perspektif kalau seorang pelatih dapat meraih juara di Premier League, serta ketika Anda melakoni tiga perempat musim selanjutnya dengan tidak bagus, maka Anda dapat kehilangan pekerjaan,” begitu ujar David Moyes.

“Saya kira ini adalah hari yang sangat menyedihkan bagi pelatih di seluruh dunia, karena hal semacam ini memang dapat berlangsung,” paparnya.

Dengan demikian, pertandingan terakhir Claudio Ranieri adalah saat menghadapi Sevilla di leg pertama babak 16 besar Liga Champions tengah pekan ini. Itu pun Leicester City harus menerima kekalahan 2-1. Walau demikian, peluang The Foxes di ajang itu masih belum habis.

Artikel Lainnya
Top