You are here
Home > Liga Inggris > Leicester Samai Rekor Juara Bertahan Terburuk

Leicester Samai Rekor Juara Bertahan Terburuk

leicester city

Pada minggu (22/1), Leicester City mengadakan laga tandang melawan Southampton. Laga tersebut berakhir dengan kekalahan telak bagi Leicester dengan 3 gol bersarang dari kaki Ward-Pose, Jay Rodriguez, dan Dusan Tadic. Dalam pertandingan ini, Leicester bahkan tidak mampu mencetak satu gol pun.

Leicester City, dalam laganya di pekan ke-22 melawan Southampton, “berhasil” menyamai rekor juara bertahan dengan perolehan terburuk pada musim ini. Pada pertandingan itu, Leicester yang kalah 0-3 harus merelakan dirinya berada di posisi 15 dengan perolehan poin 21. Poin ini hanya 5 poin dari zona merah.

Perolehan poin ini menjadi juara bertahan dengan koleksi poin terendah selama 22 pekan. Rekor ini menyamai rekor yang didapatkan oleh Ipwich Town di musim 1962/1963. Sang pelatih, Claudio Ranieri, mengakui kesalahannya sebagai pelatih. “Ini bukan performa yang kurang baik. Saya memang mengubah pola bermain di dua pertandingan terakhir,” ujar Ranieri.

Selain menolak menyalahkan performa tim, Ranieri juga mengatakan bahwa dirinya akan memperbaiki skema permainannya. Menurutnya, perubahan yang dilakukannya terkait skema permainan timnya merupakan hal yang belum dipahami oleh skuat secara keseluruhan.

“Sangat penting bagi saya untuk bereaksi. Sayalah yang akan bertanggung jawab untuk ini. Kami harus kembali dengan hasrat meraih kemenangan. Saya sedang mencoba yang terbaik. Dan saya sangat frustasi karena segalanya berjalan dengan salah,” ujar Ranieri saat diwawancara.

Kini Leicester mungkin bisa memperbaiki citra mereka dengan melangkah sejauh mungkin di ajang Liga Champions. Sebab, The Foxes telah sukses menembus babak 16 besar saat ini. Akan tetapi, hadangan tim-tim besar Eropa pastinya tidak akan menjadi tantangan mudah bagi Claudio Ranieri dan anak asuhnya.

judi bola teerpercaya asia9 Judi online terpercaya k7bet
Artikel Lainnya
Top